AdvertorialBerita UtamaKabupaten Tanah Bumbu

Pelaksanaan MTQ Tingkat Kalsel di Tanbu Tertunda

0

TANBU, REPORTASE9.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) secara sepakat tunda Pembukaan MTQN XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu (04/04).

Setelah melakukan Gladi pada Jum’at Malam (02/03), secara mendadak di umumkan bahwa Acara Pembukaan MTQN XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, di Kabupaten Tanah Bumbu yang akan di laksanakan pada Sabtu Malam (03/04) akhirnya di tunda.

Pengumuman ditundanya pelaksanaan MTQN tersebut selang beberapa jam dari rencana awal pembukaan yang digelar pukul 20.00 Wita di Panggung Utama MTQN, Jalan Raya Kodeco, Kecamatan Simpang Empat.

Sejumlah Kafilah dari berbagai Kabupaten/Kota se-Kalsel sudah ada yang tiba di Tanah Bumbu. Pihak Panitia Pelaksana MTQ dari Kabupaten Tanah Bumbu juga sudah melakukan berbagai persiapan akhir.

Artum Ali, selaku Orang Tua Peserta MTQN yang berasal dari Wilayah Batola, mengatakan bahwa berita di tundanya pembukanan MTQN ini sudah menyebar, ia menilai perhatian masyarakat menunjukkan rasa tidak percaya namun itulah kenyataannya yang terjadi saat ini.

Dirinya menjelaskan kalau rasa kecewa memang ada, tapi akan lebih bermasalah lagi jika dilanjutkan. Penundaan MTQN di Kabupaten Tanah Bumbu memberikan pelajaran bagi daerah lainnya, agar dapat mengantisipasi lebih awal untuk melaksanakan MTQN (baik tingkat Kabupaten/kota atau Provinsi). 

“Kami juga turut merasakan dan rasa empati khususnya kepada seluruh Panitia Penyelenggara yang telah jauh hari sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Semoga semuanya menjadi amal jariah bagi semua,” ungkapnya kepada Wartawan Reportase9.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, dalam siaran Persnya, Sabtu (03/04/2021) di Banjarmasin, menyampaikan dengan berat hati bahwa MTQN Ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Bumbu yang semula akan dibuka pada 3 April dan berakhir pada 8 April 2021 dinyatakan ditunda pelaksanaanya.

Penundaan tersebut setelah berdiskusi dengan Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan dan Forkopimda Kabupaten Tanah Bumbu.

Penundaan tersebut dikarenakan mencermati perkembangan terakhir dari hasil test Swab PCR terhadap para kafilah, dan memperhatikan antusiasme dari masyarakat di Tanah Bumbu menghadiri lomba MTQ secara langsung, serta ditambah pertimbangan lain, yaitu keselamatan masyarakat.

“MTQ adalah salah satu wahana atau sarana dalam rangka siar Islam sangat dijunjung tinggi dan sangat dihargai. Sama pentingnya menjaga keselamatan para peserta serta menjaga keselamatan masyarakat di Tanbu dan seluruh Kalsel,” ujar Pj. Gubernur.

Mempertimbangkan keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi dan tanpa mengurangi hikmah dari siar islam yang sama pentingnya. Maka pelaksanaan MTQN Kalsel ditunda pelaksanaanya dan akan dilakukan secara virtual.

Terkait kapan akan dilaksanakan secara virtual, sebut Pj. Gubernur, pihaknya akan segera meminta LPTQ menyusun tatacara lomba secara virtual.

Ia juga meminta kepada LPTQ agar segera melaporkan ke Pj. Gubernur terkait kapan LPTQ siap untuk melaksanakan MTQ secara virtual dari Kabupaten/Kota masing-masing. Begitu pula Dewan Juri dengan protokol kesehatan dapat berkumpul dalam satu tempat setelah dilakukan swab PCR.

“Setelah semua siap melaksanakan secara virtual, maka Kami akan mengumumkan kembali ke publik terkait pelaksanaan MTQN Tingkat Prov Kalsel ini,” ujarnya.

Sebagai tambahan, menurut Safrizal yang hasil swab PCR negatif dipulangkan ke daerah masing-masing, sedangkan yang positif akan dikarantina di tempat yang sudah disiapkan.

Kepada kafilah yang akan berangkat ke Tanah Bumbu juga dihimbau untuk membatalkan keberangkatannya.

Mengakhiri siaran presnya, Pj. Gubernur bersama Forkopimda Kalsel, Forkopimda Tanbu, dan LPTQ menyampaikan permohonan maaf karena lomba ditunda dan mengubah metodelogi pelaksanaannya demi keselamatan bersama.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

More in Advertorial