Daerah

Kesultanan Banjar Serahkan Bentuk Kepedulian Penanganan Covid-19

0

Kesultanan Banjar menyerahkan bantuan ratusan Alat Perlidungan Diri (APD) berupa masker dan baju hazmat guna memenuhi kebutuhan penanganan Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19) di Kabupaten Banjar.

Penyerahan batuan APD tersebut, diwakili oleh sejumlah tokoh Kesultanan Banjar yang diantaranya Pangeran Darma dan KH. Wardiyansyah ke[ada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam kesempatannya, Kesultanan Banjar mengungkapkan penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk menolong sesama menghadapi pandemi wabah virus Corona.

“Sikap tolong menolong untuk memberantas penyakit ini sangat diperlukan. Jika kita saling tolong menolong, Allah pasti akan memberikan pertolongan,” katanya.

Berkaitan akan hal tersebut, Mokhamad Hilman menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pihak Kesultanan Banjar ini.

“Ini merupakan amanah dan titipan bagi kami. Semua bantuan dari unsur masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan dan sebagainya ini akan kami kumpulkan dan kami catat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terangnya.

APD ini utamanya kata Hilman akan disalurkan pada tenaga Kesehatan yang berada di garis terdepan penanganan kasus Covid-19.

“Perjuangan para petugas medis kita sangat beresiko, sehingga mereka perlu “senjata” untuk berjuang. Untuk pengadaan APD sendiri kita mengalami keterbatasan, bukan karena uangnya tidak ada, tapi jumlah barangnya yang sangat terbatas di pasar,” jelasnya.

Bantuan APD ini juga memberikan dukungan moril yang sangat tinggi bagi para petugas medis, karena virus ini kata Hilman tak memandang siapapun.

“Banyak petugas Kesehatan yang gugur karena virus ini. Karena itu bantuan APD ini dapat meningkatkan moral mereka. Terlebih stok APD kita sangat terbatas dan hanya tersisa untuk 2 minggu ke depan,” ungkap Hilman.

Muhammad Asfiani

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

More in Daerah