DaerahHiburanHukum & KriminalLingkungan

Dalam Aruh Adat, Kepala BNNP Kalsel Ajak Perangi Narkoba

0

BALANGAN, REPORTASE9.COM – Berkesempatan dalam menghadiri aruh adat Nimbuk yang digelar masyarakat Dayak Meratus atau Dayak Halong di Desa Kapul Kecamatan Halong, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Jackson Lapalonga ajak Masyarakat Adat turut dalam perangi Narkoba.

Pada gelaran acara aruh adat kali ini, orang nomor satu di jajaran BNN Bumi Antasari  tersebut berhadir bersama sang istri, juga disertai rombongan diantaranya Koordinator Bidang P2M, Iskandar Adam dan Kepala BNNK Balangan, AKBP Katamsi Sad Retna Setiawan beserta jajarannya.

Dalam kesempatannya, Kepala BNNP Provinsi Kalsel, Brigjen Pol Jackson Lapalonga menyampaikan ucapan rasa terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena telah diundang pada Aruh Adat ini.

“Bukan hanya sekedar rangkaian adat yang dijalankan oleh masyarakat adat, namun juga salah satu sarana silaturahmi bagi seluruh lapisan masyarakat,” terangnya.

Selain itu, dirinya berharap adat istiadat ini terus dijaga dan dilestarikan serta juga dijadikan sarana dalam memupuk kekompakan dan kebersamaan sehingga terciptanya suasana aman dan kondusif.

“Saya juga berpesan agar kita semua khususnya para orang tua agar bisa mengawasi anak-anak kita dari bahaya penyalahgunaan narkoba, yang kini semakin banyak terjadi,” imbaunya.

Oleh karena itu, dirinya berharap, moment aruh adat ini dapat digunakan untuk  merapatkan barisan dan komitmen agar bahu membahu menjaga keamanan dan ketenteraman dan bahaya narkoba di tengah Masyarakat.

Lebih lanjut dia menyebutkan, suatu daerah tidak akan mampu membangun dengan baik apabila tidak didukung oleh situasi yang kondusif.

“Tanggung jawab dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan tanggung jawab kita bersama termasuk seluruh elemen masyarakat. Kita harus siap saling bahu membahu, bekerjasama guna meminimalisir terjadinya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dapat mengancam kelangsungan hidup generasi bangsa, khususnya di Bumi Sanggam,” tegasnya.

Sedangkan, Mandan salah satu tokoh Desa Kapul sekaligus Ketua DAD Balangan menyampaikan, sebagai tuan rumah pihaknya sangat berterima kasih atas kehadiran Kepala BNNP Provinsi Kalsel Brigjen Pol Jackson Lapalonga dan rombongan guna menghadiri aruh adat Nimbuk ini.

Aruh Nimbuk atau Membatur sendiri, kata Mandan, adalah suatu upacara masyarakat dayak halong yang bertujuan untuk membuat rumah bagi orang yang meninggal dunia. Upacara ini dipahami sebagai salah satu bukti wujud terimakasih dari orang-orang yang masih hidup pada almarhum atas pengorbanannya semasa masih hidup.

“Pada hakikatnya upacara ini adalah upacara mengantar roh yang diikuti dengan pembuatan batur diatas kuburan si yang mati oleh ahli waris,” pungkasnya.

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

More in Daerah