Hukum & Kriminal

Cegah Klaster Baru, Pjs Walikota Banjarbaru Pimpin Operasi Yustisi

0

BANJARBARU, REPORTASE9.COM – Pejabat Sementara Pjs Walikota Banjarbaru, Bernhard E. Rondonuwu melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan, Sabtu (03/10).

Kegiatan Operasi Yustisi juga diikuti Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso, Kodim 1006/Martapura, Satpol PP Kota Banjarbaru serta dinas terkait lainnya.

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendisiplinkan protokol kesehatan di masyarakat khususnya di wilayah Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru.

Tidak sedikit masyarakat yang kedapatan petugas yang melanggar protokol Kesehatan, dalam hal ini petugas memberikan edukasi kepada masyarakat bahayanya penyebaran Covid-19, agar masyarakat mematuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah daerah.

Bernhard E Rondonuwu, menyampaikan bahwa pemerintah Kota Banjarbaru konsen dengan yang namanya penegakan protokol kesehatan, dan dalam kegiatan kali ini pihaknya serta petugas yang tergabung melakukan pemecahan kumpulan dari orang-orang yang berkerumun.

“Kami pemerintah kota Banjarbaru tetap konsen pada penegakan protokol Covid-19,” tegasnya.

Kali ini masyarakat yang didapati melanggar Covid-19 diberikan teguran lisan dan teguran tertulis, hal ini dilakukan pemerintah agar tidak ada lagi ledakan maupun klaster baru Covid-19.

“Penegakan hukum itu harus clear dan harus tegas, agar terjamin kesehatan diantara kita,” ucapnya.

Dan dalam kegiatan ini personil dari TNI, Polri, Satpol-PP dan jajaran lainnya dibagi jumlahnya dan digabungkan dalam satu kelompok, dan titik-titik lokasi penindakan juga diatur agar bisa merata dalam menegakkan protokol kesehatan.

Serka Doni Surya Diansyah, satuan Denzipur-8 menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat Kota Banjarbaru khususnya di tempat tempat rekreasi sudah cukup lumayan mematuhi protokol kesehatan, namun tidak jarang juga kedapatan masyarakat yang melanggar.

“Kegiatan ini sebenarnya rutin kami lakukan setiap hari, untuk pagi pukul 09.00 dan malam hari pukul 21.00,” pungkasnya.

Muhammad Asfiani

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like