Berita UtamaDaerahLingkungan

BPBD Balangan: 11 Ribu Jiwa Lebih Terdampak Banjir

0

BALANGAN, REPORTASE9.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mengungkapkan sebanyak 11.816 jiwa terdampak banjir di wilayah Kabupaten Balangan.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 7 Kecamatan dari 41 Desa serta 3 Kelurahan, dan sedikitnya 11,816 jiwa dari 3,571 Kepala Keluarga yang terdampak banjir,

Kepala BPBD Balangan, Alive Yoesfah Love menyampaikan, berdasar data yang dihimpun pihaknya dari 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Balangan, 7 Kecamatan di antaranya terdampak banjir.

“Kecamatan Tebing Tinggi ada 7 Desa , Awayan ada 6 Desa , Halong ada 6 Desa , Juai ada 9 Desa, Paringin ada 2 Desa dan 2 Kelurahan , Paringin Selatan ada 5 Desa dan 1 kelurahan sedangkan Lampihong ,ada 5 Desa,” Sebutnya

Dari jumlah keseluruhan ada 41 Desa dan 3 Kelurahan dan sedikitnya ada 11,816 jiwa dari 3,571 Kepala keluarga yang terdampak.

Diketahui data Desa dan Kelurahan yang terdampak bencana banjir yakini Kecamatan Paringin Selatan, Desa Murung Abuin, Desa Murung Sari, Kelurahan Batu Piring, Desa Tarangan , Desa Tungkap dan Desa Baruh Bahinu Dalam.

Kecamatan Paringin, Teluk Keramat Kelurahan Paringin Kota, Desa Layap, Desa Lamida Bawah, dan Kelurahan Paringin Timur.

Sedangkan Kecamatan Lampihong, Desa Kandang Jaya, Desa Pimping, Desa Matang Lurus , Desa Tanah Habang dan Desa Teluk Karya.

Sementara Kecamatan Juai, Desa Galombang, Desa Bata, Desa Mihu, Desa Teluk Bayur, Desa Mungkur Uyam, desa Buntu Karau, Desa Sirap, dan Desa Ninian

Untuk Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Mayanau, Desa Gunung Batu, Desa Sungsum, Desa Ju’uh, Desa Simpang Bumbuan, Desa Simpang Nadung dan Desa Tebing Tinggi.

Kecamatan Halong ada Desa Baruh Panyambaran, Desa Malunyuk, desa Bahan Hilir, Desa Tabuan, Desa Palapil dan Desa Kapul, Serta untuk Kecamatan Awayan Desa Putat Basiun, Desa Pulantan, Desa Pasar Awayan, Desa Badalungga, Desa Badalungga Hilir dan Muara Jaya.

Sementara untuk penyebab banjir, pihaknya mengatakan di karenakan curah yang tinggi sejak kemarin rabu, di daerah pegunungan sehingga membuat meluapnya air sungai kepemukiman warga. Sementara ketinggian banjir bervariasi antara 30 cm hingga 2 meter,

“Dari data tersebut bisa saja semakin membesar dampaknya, kita tetap harus selalu waspada,” Pungkasnya

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You may also like

More in Berita Utama